You are here: Home SERVICES Layanan Pensiun Kumpulan TANYA JAWAB PENSIUN

TANYA JAWAB PENSIUN

E-mail Print PDF

* NOTE: PERLU PERBAIKAN KONTEN ARTIKEL

 


DRAFT KONTEN ARTIKEL:


Kami mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan oleh klien kami dari perusahaan peserta program employee benefits. Agar memudahkan bagi calon peserta perusahaan memahami program yang kami ajukan maka kami membuat simulasi Tanya dan jawab agar tidak terjadi pertanyaa berulang. Apabila dikemudian hari ada kumpulan pertanyaa yang baru maka akan kami sajikan dan update dalam list pertanyaan dan jawaban yang baru.

Pertanyaan Program Employee Benefits

Pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan klien kami adalah sebagai berikut: :

  1.  Pengertian Umum DPLK
  2.  Pendiri DPLK Manulife Indonesia 
  3.  Kepesertaan DPLK
  4.  Hak Peserta DPLK
  5.  Iuran Pensiun dan Penghasilan dasar Pensiun
  6.  Usia Pensiun
  7.  Manfaat Pensiun
  8.  Jenis Manfaat Pensiun
  9.  Pengurusan Pembayaran Pensiun

 

 

1. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI PENGERTIAN UMUM DPLK

Apa yang dimaksud dengan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) ?

Suatu badan hukum yang didirikan untuk mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. Dana Pensiun wajib memperoleh pengesahan dari Menteri Keuangan.

Apa landasan hukum dari Dana Pensiun ?

Undang-undang Nomor 11 tanggal 20 April 1992 dan peraturan pelaksanaannya.

Bagaimanakah DPLK itu ?

Dana Pensiun Lembaga Keuangan hanya dapat didirikan oleh perusahaan asuransi jiwa dan bank dengan menjalankan Program Pensiun Iuran Pasti

Apa yang dimaksud dengan Program Pensiun Iuran Pasti ?

Program Pensiun yang mengupayakan suatu manfaat pensiun bagi Anda sebagai Peserta, dengan :

  • Membayar iuran pensiun setiap bulan, untuk
  • selanjutnya dikembangkan (diinvestasikan),
  • yang akhirnya akan membentuk saldo atau manfaat pensiun

Siapa dan bagaimana Iuran program pensiun dibayar?

Iuran dibayarkan oleh Perusahaan dan/atau Anda sebagai Peserta, dengan menyisihkan sebagian penghasilan Anda setiap bulan.

 


2. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI PENDIRI DPLK MANULIFE INDONESIA 

Siapa yang mendirikan DPLK Manulife Indonesia ?

Didirikan oleh PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

Telah memperoleh pengesahan dari Menteri Keuangan,

No. KEP-231/KM.17/1994, tanggal 5 Agustus 1994.

Siapa PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia?

Perusahaan asuransi jiwa patungan yang berdiri sejak tahun 1985, dengan kendali operasional dan pemegang saham terbesar adalah Manulife Financial, yang berkantor pusat di Toronto – Kanada.

Apakah kekayaan DPLK Manulife Indonesia digabung dengan kekayaan Pendirinya ?

  • Kekayaan DPLK Manulife Indonesia terpisah dari kekayaan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dan dikecualikan dari setiap tuntutan hukum atas kekayaan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
  • Kekayaan Dana Pensiun tidak dapat diagunkan sebagai jaminan pinjaman atau dipinjamkan dalam bentuk apapun.

 

 

3. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI KEPESERTAAN DPLK

Apa syarat kepesertaan sebagai peserta DPLK Manulife Indonesia ?

Setiap orang, baik karyawan maupun pekerja mandiri, dapat diterima menjadi peserta apabila telah mempunyai penghasilan

Bagaimana tata cara untuk menjadi Peserta ?

  • Mengisi Formulir Pendaftaran Peserta Baru dan juga kelengkapan dokumen
  • Menyatakan untuk tunduk dan taat pada Peraturan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife Indonesia
  • Menyetor Iuran Pertama atau mengalihkan dana

Apa yang dimaksud Peserta Mandiri dan Peserta Pemberi Kerja ?

  • Peserta Mandiri adalah Peserta yang mengikutsertakan dirinya sendiri dalam Dana Pensiun
  • Peserta Pemberi Kerja adalah para karyawan yang diikutsertakan dalam DPLK oleh Perusahaannya (Perusahan turut membayar iuran bagi karyawannya).
  • Menyatakan untuk tunduk dan taat pada Peraturan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife Indonesia
  • Menyetor Iuran Pertama atau mengalihkan dana

Apa bukti Kepesertaan ?

  • Mendapatkan Kartu Tanda Peserta
  • Memperoleh Laporan Saldo Dana Peserta

Kapan mulai dan berakhir menjadi Peserta ?

  • Kepesertaan pada DPLK Manulife Indonesia dimulai pada tanggal yang ditetapkan dalam Kartu Peserta.
  • Kepesertaan pada DPLK Manulife Indonesia berakhir pada saat Manfaat Pensiun jatuh tempo sesuai dengan jenis manfaat pensiunnya, atau kepesertaannya beralih ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lainnya.

Apakah kewajiban sebagai Peserta ?

  • Menyetor iuran pensiun
  • Membayar biaya-biaya yang dikenakan oleh DPLK Manulife Indonesia
  • Memberikan keterangan yang lengkap dan benar sesuai dengan Peraturan DPLK Manulife Indonesia
  • Menaati Peraturan DPLK Manulife Indonesia
  • Mendaftarkan Pihak Yang Berhak atas Manfaat Pensiun dan melaporkan setiap perubahannya.
  • Menunjuk Pihak Yang Ditunjuk

Jenis Data dan keterangan apa yang harus diberikan oleh Peserta ?

  • Data dan keterangan mengenai Peserta dan seluruh keluarganya
  • Keterangan lainnya yang Wajib disampaikan kepada DPLK Manulife Indonesia, setiap terjadinya perubahan dalam susunan keluarga, status pernikahan, perceraian, perujukan, kelahiran, kematian, alamat tempat tinggal dan perubahan lainnya yang dianggap perlu.

Apa tanggung jawab sebagai Peserta ?

Peserta bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran data dan keterangan yang diberikan kepada DPLK Manulife Indonesia, dalam rangka administrasi kepesertaannya.

 


4. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI HAK PESERTA DPLK

Apa hak Peserta ?

  • Menentukan Usia Pensiun Normal
  • Menetapkan dan mengubah pilihan jenis investasi
  • Melakukan penarikan sejumlah Dana tertentu
  • Memperoleh informasi mengenai Dana yang dimiliki
  • Menunjuk Pihak Yang Berhak untuk menerima Dana Peserta apabila Peserta meninggal dunia
  • Mengalihkan kepesertaannya kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan lainnya
  • Memilih perusahan asuransi jiwa dan jenis anuitas seumur hidup dalam rangka pembayaran manfaat pensiun
  • Memperoleh Manfaat Pensiun
  • Memperoleh pembayaran Dana Peserta secara sekaligus, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dapatkah Peserta mengalihkan hak-haknya kepada Pemberi Kerja ?

Apabila Peserta merupakan Peserta Pemberi Kerja dan Pemberi Kerja turut membayar iuran, maka hak-hak Peserta seperti tersebut dalam:

  • Menentukan Usia Pensiun Normal
  • Menetapkan dan mengubah pilihan jenis investasi
  • Melakukan penarikan sejumlah Dana tertentu

Dapat ditetapkan sesuai dengan kebijakan yang berlaku pada Pemberi Kerja setelah mendapat kuasa dari Peserta yang tertuang dalam formulir pendaftaran.

Apa jenis manfaat pensiun yang merupakan hak Peserta?

  • Manfaat Pensiun Normal
  • Manfaat Pensiun Dipercepat
  • Manfaat Pensiun Cacat
  • Pensiun Ditunda
  • Manfaat Pensiun Pihak Yang Berhak (Pensiun Meninggal dunia)

Apabila Peserta meninggal dunia, siapakah yang akan mendapatkan hak atas manfaat pensiun Peserta?

Dalam hal Peserta meninggal dunia, hak Peserta atas manfaat pensiun diberikan kepada Pihak Yang Berhak, yaitu :

  • Isteri / Suami Peserta yang sah (Janda / Duda), atau
  • Anak Peserta yang sah berusia dibawah 25 tahun , atau
  • Pihak Yang Ditunjuk, yaitu Pihak lain yang ditunjuk oleh Peserta apabila tidak memiliki Janda / Duda, atau Anak.

Apakah Peserta dapat melakukan perubahan Pihak Yang Berhak ?

  • Jika Peserta tidak kawin dan tidak mempunyai Anak, maka Peserta dapat menunjuk pihak lain (Pihak Yang Ditunjuk) sebagai Pihak Yang Berhak untuk menerima Manfaat Pensiun
  • Penunjukan Pihak Yang Ditunjuk harus dilakukan secara tertulis dan dilaporkan kepada DPLK Manulife Indonesia pada saat menjadi Peserta atau dalam masa kepesertaan.
  • Peserta dapat mengubah penunjukan setiap saat selama periode kepesertaan.
  • Penunjukan akan menjadi batal bila ternyata Peserta telah menikah dan didaftarkan pada DPLK Manulife Indonesia

 

 

5. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI IURAN PENSIUN DAN PENGHASILAN DASAR PENSIUN

Apa yang dimaksud dengan Iuran Pensiun ?

Sejumlah uang yang harus disetorkan kepada Dana Pensiun sesuai dengan jumlah yang disanggupi.

Berapa besarnya Iuran yang dapat dibayarkan ?

  • Besarnya Iuran adalah maksimum 20% dari penghasilan Peserta per tahun.
  • Besarnya maksimum iuran per tahun dari penghasilan peserta per tahun ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Kapan Iuran Pensiun harus disetorkan ke Dana Pensiun?

  • Peserta wajib membayar iuran pada bulan saat Peserta diterima menjadi Peserta dan berakhir pada saat kepesertaan berakhir
  • Apabila Perusahaan turut membayar Iuran bagi karyawannya, maka Perusahaan wajib menyampaikan Pernyataan tertulis kepada Menteri, yang berisi besarnya Iuran dan jatuh tempo pembayaran iuran.

 

 

6.PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI USIA PENSIUN

Berapa jumlah Manfaat Pensiun yang akan diterima Peserta ?

Jumlah manfaat pensiun yang akan diterima oleh Peserta adalah akumulasi iuran Peserta dan iuran Pemberi Kerja dan dana pengalihan (bila ada) ditambah hasil pengembangannya.

Bagaimana cara pembayaran Manfaat Pensiun ?

Tidak termasuk Pensiun Ditunda, cara pembayaran manfaat pensiun adalah :

1. Apabila Manfaat Pensiun lebih kecil daribatasan yang ditentukan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan Sekaligus

2. Apabila Manfaat Pensiun sama dengan atau llebih besar dari batasan yang ditentukan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia

  • Maksimum 20% dari Manfaat Pensiun dibayarkan secara sekaligus
  • Sisanya (minimum 80%) dari Manfaat Pensiun dibayarkan secara bulanan dengan membeli program Anuitas dari perusahaan asuransi jiwa yang dipilih Peserta

Kecuali:

  • Manfaat Pensiun dibayarkan kepada Pihak Yang Ditunjuk, maka seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan sekaligus
  • Peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Dipercepat, maka seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan sekaligus

Batasan pembayaran tersebut diatas merupakan nilai yang ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan dan akan ditentukan dari waktu ke waktu.

Dapatkah Manfaat Pensiun diterima sebelum mencapai Usia Pensiun Normal?

Manfaat Pensiun dapat diterima sebelum mencapai Usia Pensiun Normal, yaitu apabila Peserta mencapai Usia Pensiun Dipercepat (sekurang-kurangnya 10 tahun sebelum Usia Pensiun Normalnya.)

Contoh :

  • Usia Pensiun Normal 55 tahun
  • Usia Pensiun Dipercepat 45-54 tahun

Apabila Perusahaan turut membayar Iuran, maka Karyawan wajib mendapat persetujuan Perusahaan apabila bermaksud untuk mengajukan Manfaat Pensiun Dipercepat diatas


7. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI MANFAAT PENSIUN

Berapa jumlah Manfaat Pensiun yang akan diterima Peserta ?

Jumlah manfaat pensiun yang akan diterima oleh Peserta adalah akumulasi iuran Peserta dan iuran Pemberi Kerja dan dana pengalihan (bila ada) ditambah hasil pengembangannya.

Bagaimana cara pembayaran Manfaat Pensiun ?

Tidak termasuk Pensiun Ditunda, cara pembayaran manfaat pensiun adalah :

1. Apabila Manfaat Pensiun lebih kecil daribatasan yang ditentukan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan Sekaligus

2. Apabila Manfaat Pensiun sama dengan atau llebih besar dari batasan yang ditentukan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia

  • Maksimum 20% dari Manfaat Pensiun dibayarkan secara sekaligus
  • Sisanya (minimum 80%) dari Manfaat Pensiun dibayarkan secara bulanan dengan membeli program Anuitas dari perusahaan asuransi jiwa yang dipilih Peserta

Kecuali:

  • Manfaat Pensiun dibayarkan kepada Pihak Yang Ditunjuk, maka seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan sekaligus
  • Peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Dipercepat, maka seluruh (100%) Manfaat Pensiun dibayarkan sekaligus

Batasan pembayaran tersebut diatas merupakan nilai yang ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan dan akan ditentukan dari waktu ke waktu.

Apakah Manfaat Pensiun dikenakan Pajak Penghasilan ?

Ya, Manfaat Pensiun yang diterima oleh Peserta ataupun Pihak Yang Berhak, dikenakan Pajak Penghasilan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Siapa yang akan memotong Pajak Penghasilan ?

Pajak Penghasilan dipotong langsung oleh DPLK Manulife Indonesia untuk kemudian disetorkan kepada Kas Negara dan Kantor Perbendaharaan.

 


8. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI JENIS MANFAAT PENSIUN

Apa yang dimaksud dengan Manfaat Pensiun Normal ?

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Peserta apabila Peserta telah mencapai Usia Pensiun Normal sesuai dengan Usia Pensiun Normal yang telah ditetapkan pada saat pendaftaran dilakukan

Apa yang dimaksud dengan Manfaat Pensiun Dipercepat?

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Peserta apabila Peserta berhenti bekerja setelah mencapai Usia Pensiun Dipercepat, yaitu sekurang-kurangnya 10 tahun sebelum Usia Pensiun Normal

Apa yang dimaksud dengan Manfaat Pensiun Cacat ?

Manfaat Pensiun yang diberikan kepada Peserta apabila Peserta berhenti bekerja karena dinyatakan Cacat berdasarkan surat keterangan dokter yang ditunjuk dari Perusahaan (dalam hal Peserta Pemberi Kerja) atau dokter yang disetujui oleh DPLK Manulife Indoneisa (dalam hal Peserta Mandiri).

Apa yang dimaksud dengan Manfaat Pensiun Pihak Yang Berhak (Pensiun Meninggal Dunia)

Yaitu Manfaat Pensiun yang dibayarkan kepada Pihak Yang Berhak, apabila Peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Normal

Apa yang dimaksud dengan Pensiun Ditunda ?

Yaitu Manfaat Pensiun yang ditunda pembayarannya. Hal ini dapat terjadi apabila Peserta berhenti bekerja sebelum Usia Pensiun Dipercepat (walaupun baru membayar iuran 1 bulan saja), maka Peserta berhak atas Pensiun Ditunda.

Kapan hak atas Pensiun Ditunda Peserta dibayarkan ?

1. Berdasarkan ketentuan Undang-undang Dana Pensiun yang berlaku, hak atas Pensiun Ditunda dibayarkan pada saat Peserta mencapai minimal Usia Pensiun Dipercepat (tidak dapat dibayarkan pada saat Peserta berhenti bekerja)

2. Artinya, Peserta harus menunggu sampai mencapai minimal Usia Pensiun Dipercepat.

Apa yang dapat dilakukan apabila Manfaat Pensiun Ditunda ?

1. Tetap berada dan dikembangkan di DPLK Manulife Indonesia

Hak atas Manfaat Pensiun tersebut akan dibayarkan oleh DPLK Manulife Indonesia pada saat Peserta mencapai minimal Usia Pensiun Dipercepat.. Dengan demikian Peserta tetap mengikuti Peraturan yang berlaku dalam DPLK Manulife Indonesia. Atau

2. Dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain

Dalam hal ini, DPLK Manulife Indonesia tidak bertanggung jawab lagi, dengan demikian Peserta akan tunduk dan mengikuti Peraturan Dana Pensiun dari DPLK yang dituju.

 


9. PERTANYAAN-PERTANYAAN MENGENAI TATA CARA PEMBAYARAN MANFAAT PENSIUN

Apa yang harus dilakukan ketika Peserta berhak atas Manfaat Pensiun Normal ?

  • DPLK Manulife Indonesia akan mengirimkan surat pemberitahuan dan formulir, 3 bulan sebelum Peserta mencapai Usia Pensiun Normalnya.
  • Peserta diminta untuk mengisi formulir yang dikirimkan oleh DPLK Manulife Indonesia, dan mengirimkannya kembali ke DPLK Manulife Indonesia paling lambat 1 bulan sebelum mencapai usia pensiun normal.

Apa bukti-bukti pendukung yang harus disediakan ?

Pembayaran Manfaat Pensiun bagi Peserta, meliputi :

  1. Pengisian Formulir
  2. Kartu Tanda Peserta Asli
  3. Fotokopi KTP/SIM/Passport Peserta yang masih berlaku
  4. Surat Keterangan Pernyataan Cacat dari Dokter bagi Anda yang berhenti karena Cacat.
  5. Surat keterangan berhenti bekerja atau pensiun dari perusahaan
  6. Fotokopi rekening tabungan (buku tabungan hal 1) atau rekening Koran dan surat kuasa di atas materai Rp 6.000 apabila rekening tabungan bukan atas nama peserta

Pembayaran Manfaat Pensiun bagi Janda/Duda, meliputi:

  1. Pengisian Formulir
  2. Kartu Tanda Peserta Asli
  3. Fotokopi KTP/SIM/Passport Peserta dan Ahli Waris yang masih berlaku
  4. Surat Keterangan Kematian yang disahkan oleh Lurah setempat
  5. Fotokopi Surat Nikah
  6. Fotokopi Kartu Keluarga yang disahkan oleh Lurah setempat
  7. Surat keterangan kematian dari perusahaan
  8. Fotokopi rekening tabungan (buku tabungan hal 1) atau rekening Koran dan surat kuasa di atas materai Rp 6.000 apabila rekening tabungan bukan atas nama ahli waris.

Pembayaran Manfaat Pensiun bagi Anak, meliputi :

  1. Pengisian Formulir, apabila Anak masih di bawah umur, diwakili oleh walinya
  2. Kartu Tanda Peserta Asli
  3. Fotokopi KTP peserta dan Surat Kenal Diri Anak dan wali (bila ada) yang masih berlaku
  4. Surat Keterangan Kematian Peserta dan/atau Janda / Duda yang disahkan oleh Lurah setempat
  5. Surat Bukti Wali apabila Anak masih di bawah umur 18 tahun
  6. Fotokopi Kartu Keluarga yang disahkan oleh Lurah setempat
  7. Surat keterangan kematian dari perusahaan
  8. Fotokopi rekening tabungan (buku tabungan hal 1) atau rekening Koran dan surat kuasa di atas materai Rp 6.000 apabila rekening tabungan bukan atas nama ahli waris.

Pembayaran Manfaat Pensiun bagi Pihak Yang Ditunjuk, meliputi :

  1. Pengisian Formulir
  2. Kartu Tanda Peserta Asli
  3. Fotokopi KTP Peserta dan Pihak Yang Ditunjuk yang masih berlaku
  4. Surat Keterangan Kematian yang disahkan oleh Lurah setempat
  5. Surat Bukti Penunjukan / Surat Bukti Ahli Waris
  6. Surat keterangan kematian dari perusahaan
  7. Fotokopi rekening tabungan (buku tabungan hal 1) atau rekening Koran dan surat kuasa di atas materai Rp 6.000 apabila rekening tabungan bukan atas nama pihak yang ditunjuk.

 

 

 

HUBUNGI KAMI

ISI FORM INI, DAN KAMI SEGERA: 1]. HUBUNGI VIA TELEPON ANDA DALAM 2X24 JAM. 2]. KIRIMKAN PROPOSAL VIA EMAIL UNTUK ANDA PELAJARI.